Ketika ada seseorang mengatasnamakan bahwa dia seorang muslim. Yang katanya ingin membela agamanya (berjihad). Kemudian, BOOM ! Sekejap membuat anak-anak ikut menjadi korban. Seakan-akan nyawa seseorang tidak ada artinya. Bagaimana orang tuanya, bagaimana keluarga yang ditinggalkannya. Apakah dia pernah memikirkan sejauh itu ? Kemudian dengan bangga dia mengatasnamakan ini adalah “jihad”. Ayolah. Sayapun bukanlah manusia yang tak luput dari dosa. Tapi, dengan merenggut kehidupan orang lain seperti ini benar-benar tidak lebih dari tindakan biadab. Apakah ini yang masih dinamakan berjihad ?
Buat saudaraku yang jumlahnya ratusan ribu, yang kemarin berbondong-bondong demo. Mengapa kalian pada anteng ? Seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Tidak sekedar agama lain saja yang dinistakan. Bahkan agama sendiripun dinistakan. Mengapa penolakan aksi “jihad” yang mengatasnamakan agama tidak santer untuk dibahas ? Ataukah kalian terlalu sibuk dengan yang “lain”. Hanya Allah yang tahu.
Mungkin ini yang dinamakan gajah di pelupuk mata tidak terlihat, namun semut di seberang lautan terlihat.
Semoga kita selalu berada dibawah Lindungan Allah SWT.