Gadis biasa yang berihtiar dan bertawakkal ngejalanin skenario Allah, entah akan menjadi apa dan seperti apa.
Karena apapun itu, pasti adalah yang terbaik. Dan tulisan dibawah ini hanya sampah pikiran saja. Ga lebih

Minggu, 03 Desember 2017

Korupsi Kecil-kecilan

Korupsi...
Well, satu kata namun memiliki arti yang luas. Katanya korupsi ini artinya mencuri atau dengan kata lain mengambil hak orang lain. Adapun kata Bang Wikipedia kalau korupsi atau rasuah dalam bahasa lain berarti corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok) adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak.

Korupsi seakan-akan menjadi momok terbesar dari suatu negara, bahkan menjadi sumber atau akar dari permasalahan suatu negara. Tapi, untuk ulasan kali ini. Aku ingin membahas tentang "Korupsi Kecil-kecilan". Kenapa ? Karena korupsi jenis inilah yang merupakan penentu dan pencetus perbuatan korupsi yang lebih besar. Dimana kasus korupsi ini haruslah disadari mulai dari diri sendiri. Karena tanpa adanya kesadaran, maka perbuatan korupsi kecil-kecilan akan terus membudaya dan akan diturunkan pada generasi-generasi setelanya. 

Yuk deh simak video Korupsi Kecil-kecilan

Rabu, 28 Desember 2016

TOPENG

Kata orang dunia ini merupakan panggung sandiwara. Tapi sayang, pemainnya banyak yang belum memainkan karakternya dengan baik. 
Mereka terkadang harus bermain menjadi orang lain. Menggunakan topeng karena mungkin ingin nampak baik didepan orang. Begitulah seterusnya seolah-olah orang lainlah yang menjalankan peran antagonis.

Jika saja mereka menjalankan karakternya sendiri-sendiri, mungkin tidak akan ada lagi orang yang hidup dengan kepura-puraan. Pura-pura baik, pura-pura kaya, pura-pura pintar, pura-pura mencintai dan masih banyak pura-pura yang lainnya. Ingin dikenal dengan kepura-puraan ? Sampai kapan ?

Semakin seseorang dewasa, maka semakin pintar pula ia untuk berpura-pura. Bahkan kepada dirinya sendiri. Hidup didunia hanya sementara. Fana. Jadi untuk apa hidup hanya untuk berpura-pura. Jadilah diri sendiri. Dengan cara memaknai bahwa hidup dengan kepura-puraan tidak akan pernah ada gunanya.

Rabu, 16 November 2016

Apakah ini yang dinamakan Jihad ?

Ketika ada seseorang mengatasnamakan bahwa dia seorang muslim. Yang katanya ingin membela agamanya (berjihad). Kemudian, BOOM ! Sekejap membuat anak-anak ikut menjadi korban. Seakan-akan nyawa seseorang tidak ada artinya. Bagaimana orang tuanya, bagaimana keluarga yang ditinggalkannya. Apakah dia pernah memikirkan sejauh itu ? Kemudian dengan bangga dia mengatasnamakan ini adalah “jihad”. Ayolah. Sayapun bukanlah manusia yang tak luput dari dosa. Tapi, dengan merenggut kehidupan orang lain seperti ini benar-benar tidak lebih dari tindakan biadab. Apakah ini yang masih dinamakan berjihad ?

Buat saudaraku yang jumlahnya ratusan ribu,  yang kemarin berbondong-bondong demo. Mengapa kalian pada anteng ? Seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Tidak sekedar agama lain saja yang dinistakan. Bahkan agama sendiripun dinistakan. Mengapa penolakan aksi “jihad” yang mengatasnamakan agama tidak santer untuk dibahas ? Ataukah kalian terlalu sibuk dengan yang “lain”. Hanya Allah yang tahu.

Mungkin ini yang dinamakan gajah di pelupuk mata tidak terlihat, namun semut di seberang lautan terlihat.

Semoga kita selalu berada dibawah Lindungan Allah SWT.

Kamis, 10 November 2016

Perjuanganku melalui Profesiku



Melanjutkan perjuangan beliau (dibaca:pahlawan) merupakan suatu kewajiban. Berjuang tak harus dengan angkat senjata, berjuangpun tak harus dengan melawan penjajah. Saat ini mengabdi pada profesi juga dapat disebut sebagai berjuang. Perjuangan sesungguhnya adalah dengan dibuktikan melalui tindakan nyata serta dapat bermanfaat bagi masyarakat. Karena, tidak hanya "penjajahan" fisik saja yang mengancam Indonesia. Melainkan "penjajahan" non fisik juga tidak kalah mengancam. Teruslah memperbaiki kualitas diri, untuk ikut membangun negeri ini. Selamat Hari Pahlawan.

Selasa, 18 Oktober 2016

Laki laki dari Seberang Pulau

Bertemu tanpa disengaja. Pun tanpa melalui janji. Mungkin takdir. Yah, karena izinNya lah kami bertemu.  

Berani mencintai, harus berani pula sakit hati. Nasehat ini yang sering saya dengar dari kawan ataupun orang tua. Resiko yang telah terpatri dan bahkan mungkin telah menjadi hukum alam. Air mata. Canda. Seakan-akan telah berkawan dengan baiknya. 

Hati ini tidak bisa memilih dengan siapa untuk memulai dan dengan siapa akan berlabuh. Saat ini bukan mencari, melainkan hanya bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas untuk memantaskan diri. Hingga saatnya tiba. 

Lelaki yang sempurna. Untuk apa ? Inginku hanya bersama dengan lelaki yang bisa menjadi lebih baik dengan adanya saya. Meski hanya dalam kesederhanaan. Mengusap keringatnya ketika ia lelah bekerja. Menghapus air matanya saat ia mulai putus asa. Sayalah yang selalu ada untuknya dalam keadaan apapun itu. Sampai ia benar benar mencapai semua cita dan inginnya. 

Jangan bermimpi ! Bangunlah ! Sudah saatnya mengejar asamu, mengejar inginmu. Lelah ? Tak apa sayang, mari bersama mempelajari dan mengalahkan dunia. Saling menggenggam, jangan terlalu erat hanya saling beriring. Ingatkan saat saya mulai lelah, kau pun begitu. Kita raih sukses bersama. Janji yang pernah terucap secara tersurat. Bersama. ❤

Kamis, 08 September 2016

Seperti Laut

Begitu menyukainya...
Aku tidak tahu seberapa dalam laut, dan apa yang ada didalamnya.  Aku tidak tahu tapi aku menyukainya. Aneh. Apakah setiap menyukai sesuatu harus dengan alasan? Tidak kan. Sama seperti laut. Aku menyukaimu, dengan tanpa alasan. Meski dengan tanpa aku bisa mengerti apa jalan pikiranmu , dan apa isi hatimu.

Begitu aku menyukai laut, tapi tidak dengan berenang di laut.
Laut itu misterius. Ia diam. Tetapi ia bisa menenggelamkan. Lalu jika aku menyukainya mengapa aku harus berenang di laut dengan resiko tenggelam? Bahkan dengan melihatnya saja itu sudah cukup membuatku bahagia. Tapi kali ini tidak sama seperti laut. Aku menyukaimu dengan diam. Tetapi jika menyukaimu penuh dengan resiko, aku akan tetap selalu menyukaimu.

Tidak lelah untuk berkata aku menyukai laut. Berikut dengan ombaknya.
Ombak tidak pernah lelah untuk bersanding dengan laut. Dia slalu ada bersama dengan laut. Bahkan irama ombak sangat menenangkan! Tetapi ia tidak pernah lelah. Sama seperti ombak. Sejauh apapun kamu pergi, ingatlah bahwa aku adalah tempat untuk kembali. Lelah. Hey aku tidak sekuat ombak yang selalu tidak pernah merasa lelah. Tapi percayalah, aku akan berusaha.

Ketika aku memandang laut terkadang menjadi bahan olokan bahwa aku sedang menunggu. Yah. Aku menunggu kedatanganmu. I am waiting you. Always ❤

Senin, 18 Juli 2016

Pekerjaan dan Profesi itu sama apa enggak ?

Heyy blogg, pakabar ? Baiklah pastinya, maksa dikit😝

Kali ini ni aku lagi mau nulis tentang pekerjaan ama profesi tu apa bedanya sih. Tema ini aku dapetin pas tadi pagi aku anterin si bilbil sekolah. Jadi, intro dulu kali ya. Tadi tu banyak ibu-ibu muda dan pun setengah tua lagi ngerumpi di bawah pohon beringin hihi untung aja bukan di bawah pohon cabe kan ntr dikira apaan πŸ˜›πŸ˜›. Nah, pas lagi heboh-hebohnya tu aku kepo deh tu, kurang lebih kaya gini ni ~~

Ibu A : ya sama ajalah antara profesi ama pekerjaan, nah apa coba bedanya. Profesi saya ibu rumah tangga. Nah pekerjaan saya ibu rumah tangga. Nah sama ajakan

Terus ibu B ga terima men
Ibu B : ya gabisa lah , profesi ama pekerjaan itu beda! (Dih pke berurat dan berapi-api ngomongnya)

Ditimpali ama ibu C
Ibu C : emang apa bedanya say ?
Ibu B : lah dari tulisan aja beda , ya pasti artinya juga bedalah

...

Well , itu sepenggal percakapan yang aku dapet pas nguping tadi. Emang sih bener juga kata si ibu B , beda makna karena tulisannya juga beda. Jujur nano nano pas aku denger jawaban ini , apalagi pas aku liat wajah innocentnya. Gregetan, pingin ketawa, pingin jedok-jedokin jidatku ke tembok sekolah rasanya haha ✌✌✌ dih ibu B gemess dehh  

Yuk deh dibahas sekarang aja. Emang sih dalam kehidupan sehari-hari terkadang antara profesi dan pekerjaan tu dianggapnya sama. Padahal kalau dirasa-rasain dan di icip-icipin (jajan kali, efek lebaran ni kak haha) sebenernya mereka berdua tu memiliki arti yang berbeda. 

Nah kita bahas satu-satu ni ya. Pekerjaan. Pekerjaan adalah kegiatan yang engga terlalu ngebutuhin suatu keahlian, latar belakang ataupun pengalaman tertentu. Pekerjaan itu lebih lebih bertujuan untuk mencari materi guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bingung ? Sini deh aku kasih contohnya. Misalnya ni : tukang jaga warnet, tukang becak, ibu-ibu jualan di kantin sekolah, OB. Pasti ni banyak yg protes, nah pasti banyak yang bilang "Loh pekerjaan itukan juga butuh keahlian", sebelum pada protes atau demo mending kita lanjutin ngebahas apaan sih profesi itu. Yuk deh.

Kalau tadi udah bahas apa itu pekerjaan, sekarang waktunya bahas apa sih profesi. Profesi adalah kegiatan yang membutuhkan suatu keahlian tertentu, baik dari pendidikan, pelatihan, bahkan pengalaman sesuai dengan bidangnya. Nah profesi itu sendiri memiliki suatu etika yang diterapkan dan dikembangkan oleh anggota dari profesi terkait. Nah buat lebih jelasnya aku kasih contoh lagi lah. Misalnya ni : bidan, guru.

...

Nah sebenernya emang keduanya dilakuin guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi, perbedaan disini lebih terlihat pada sifat keduanya karena pekerjaan lebih difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pribadi, sedangkan profesi lebih bersifat sosial. 



Gitu sih menurut aku 😊😊 
Udah ya blogg 
Daahhhh πŸ‘‹πŸ‘‹




Rabu, 13 Juli 2016

HAPPY EID MUBAROK 1437 H

Assalamualaikum Blogg
Eh minal aidzin walfaidzin yaakk , 

Alhamdulillah masih diberi umur sampe lebaran taun ini 😊😊 alhamdulillah juga puasa taun ini full dirumah, engga seperti taun - taun sebelumnya. Eh jadi baper kan 😣 gimana engga baper bayangin blogg malam takbir baru balik mudik , gegara ngejalanin profesi. 

Tapi, lebaran taun ini sumpah berasa sepi, kenapa sepi ? Karena uti engga ada bareng kami lagi. . .

Udah ah nulisnya, aku kasih ringkasan dari lebaran taun ini yakk... 









Yauda deh , lanjut aktivitas dulu yaa
Dah blogg


Assalamualaikum 🌼

Rabu, 13 April 2016

Long Last

Oke ini ceritanya akikah bingung mulainya darimana kemana dan diakhiri dimana. Long last asli sumpah blogg ~~ kayanya banyak sarang laba-labanya nii hihihiii

Rasanya baru kemarin akikah engga ngebuka elu blogg ternyata late postnya taun 2013 . WOW
3 taun elu engga akikah buka , usang deh usang haha

Gimana kabar elu ? Anak bini ? Bentar bentar  , emng elu kapan nikahnya ? Kok kga undang2 akikah, ah elu mah gitu orangnya ~~~

Pliss cukup becandanya....


oke , mending kita mulai aja deh blogg....


3taun , iyeesss three years (ceileee pake inggrisan)

Banyak cerita yang harusnya akikah luapin blogg , jujur pingin bnget akikah ceritain , tapi entah napa ini jari jari lagi engga bersahabat ~~ asli modus


Tapi...beneran deh blogg benernya tu banyak banget kisah yang elu liwatin , abis elu sih mudiknya kelamaan hihi


Bentar deh bentar ...
entaran dilanjut lagi ya



Selasa, 12 April 2016

asal nulis aja ✌

Sebenernya mantan tu ibarat "permen karet", 
Kenapa ? 
Karena setelah "pait" langsung dibuang terus "diinjek injek" tapi tetep aja nempel ~~ 
Ciyaattt ciyaaaatttt ✨✨